Bagaimana Cara Sukses Memulai Bisnis di E-commerce?

Apa itu e-commerce? Kata yang merupakan singkatan dari electronic commerce ini dapat diartikan secara sederhana sebagai semua jenis transaksi jual beli barang atau jasa yang terjadi melalu sistem elektronik seperti internet, telepon, dan televisi. Jadi tidak hanya terbatas di dunia maya secara daring (online) saja ya. Namun belakangan ini orang lebih mengidentikkan istilah e-commerce dengan jual beli secara online.

Cara Sukses Jualan Di Ecommerce
Cara Sukses Jualan Di Ecommerce

Di zaman modern seperti sekarang, banyak sekali orang yang memilih untuk terjun ke dunia bisnis online, salah satunya melalui perantara e-commerce. Namun, Anda tidak bisa asal memulai bisnis ini. Untuk sedikit membantu, berikut kami jelaskan cara memulai bisnis e-commerce yang baik dan benar.

Ide Bisnis yang Berpeluang Sukses

Hal pertama yang dilakukan untuk memulai bisnis adalah memikirkan ide produk yang memiliki peluang untuk memberikan keuntungan. Ide bisnis e-commerce sendiri banyak yang menjanjikan, terutama di tengah masa pandemi seperti sekarang. Ini berkaitan dengan pembatasan interaksi dan jaga jarak yang diserukan pemerintah demi meminimalisir penyebaran virus Corona. Karenanya, kegiatan belanja pun menjadi lebih banyak dilakukan secara online.

Berikut kami sampaikan beberapa ide bisnis yang berpeluang menghasilkan banyak uang di e-commerce.

  1. Produk Kecantikan

    Produk kecantikan adalah salah satu peluang bisnis yang bisa dibilang tidak pernah ada matinya. Semua orang ingin tampil lebih menarik, karena itu mereka membutuhkan produk yang dapat membuat penampilan lebih menawan. Biar bagaimanapun kondisinya, biasanya orang-orang akan mementingkan membeli produk kecantikan.

  2. Mainan Anak

    Ide bisnis yang kedua adalah mainan anak. Populasi manusia semakin hari semakin bertambah, artinya anak-anak akan selalu ada setiap saat. Mainan anak pun relatif lebih rentan rusak ketika dimainkan, sehingga biasanya orang tua akan lebih sering membeli mainan baru dalam waktu dekat.

  3. Fashion

    Fashion dalam hal ini adalah pakaian, baik itu untuk anak, dewasa, pria maupun wanita. Pakaian adalah kebutuhan dasar semua orang yang tidak terhindarkan, sehingga permintaannya akan selalu tinggi.

  4. Peralatan Rumah Tangga

    Peralatan rumah tangga pun salah satu kebutuhan yang permintaannya cukup tinggi. Biasanya para ibu rumah tangga senang melihat-lihat dan belanja perabotan rumah untuk berbagai ruangan. Misalnya perabotan bersih-bersih, peralatan kamar mandi, perlengkapan memasak, dan sebagainya.

  5. Kelas Online atau Webinar

    Ide bisnis e-niaga paling menguntungkan terakhir adalah kelas pendidikan online. Di masa pandemi, kebutuhan akan kelas online ini melonjak tinggi karena tidak adanya kelas tatap muka langsung di sekolah. Anda bisa memberikan kelas singkat seperti kursus keahlian tertentu atau les khusus mata pelajaran.

Riset Ide Bisnis

Langkah berikutnya adalah melakukan riset pada ide bisnis untuk mengetahui potensinya secara mendalam. Ini adalah hal mendasar yang diperlukan agar Anda tahu persis produk yang akan dijual itu seperti apa dan bagaimana. Anda juga perlu mempelajari iklim dari bisnis tersebut, supaya langkah yang diambil bisa tepat.

Riset yang dimaksud adalah tingkat permintaan, lokasi permintaan paling tinggi, jumlah supply per sekian waktu, dan yang terpenting adalah masalah harga. Ini hanya beberapa hal saja. Cukup lakukan dan nanti Anda akan menemukan sendiri hal lain yang perlu diriset seiring dengan bertambahnya pengetahuan.

Memilih Supplier

Supplier adalah salah satunya kunci penting dalam dunia perdagangan, terutama jika Anda menggunakan sistem dropship. Sistem ini sangat menguntungkan karena tidak perlu modal besar dan stok barang karena Anda hanya menjadi pihak ketiga yang membantu menjualkan produk supplier. Namun Anda tetap menjualnya menggunakan nama toko sendiri, sehingga konsumen tetap menganggapnya sebagai produk milik Anda.

Memilih supplier memang susah-sudah gampang. Banyak faktor yang dijadikan pertimbangan seperti harga, stok barang, lokasi, dan kualitas. Pilihlah supplier yang tepat dengan produk yang berkualitas tinggi. Jangan asal pilih supplier karena sekalinya mendapat produk jelek, maka kepercayaan konsumen akan menurun.

Menentukan Nama Toko dan Produk

Setelah melakukan riset ide bisnis dan memilih supplier, saatnya menentukan nama toko dan memberikan nama pada produk. Nama ini tidak bisa dianggap sepele, bahkan sebenarnya sangat penting. Ini berkaitan dengan branding dan citra yang nantinya akan ditampilkan ke publik. Saat produk Anda terkenal, maka orang-orang akan merekomendasikan di antara dua hal ini pada temannya: nama toko Ands atau nama produk yang Anda jual.

Penentuan nama ini sangatlah krusial. Anda harus pikirkan nama yang menarik agar lebih mudah untuk dikenal dan tidak sama dengan kompetitor.

Membuat Website dan Optimasi SEO

Anda juga perlu membangun website sendiri supaya konsumen bisa melihat semua koleksi produk yang Anda miliki dengan lebih detail. Memasarkannya di marketplace memang ide cemerlang, namun jika ingin terlihat lebih profesional, bangunlah pula website dengan nama toko Anda sendiri. Jika diibaratkan, marketplace adalah sebuah toko milik orang lain dan Anda hanya ikut berjualan di sana bersama pedagang lain. Namun website adalah toko milik Anda sendiri dan Anda memiliki kuasa penuh atas toko tersebut.

Setelah membangun website, hal teknis yang harus dilakukan adalah optimasi SEO onpage dan offpage agar website Anda dapat muncul di peringkat atas pada mesin pencari seperti Google.

Memanfaatkan Layanan Marketing

Setelah semua sudah diatur dengan baik, maka selanjutnya adalah masalah pemasaran atau marketing. Salah satu cara cepat dan efisien adalah dengan menggunakan jasa layanan online marketing.

Website, SEO, dan maketing online adalah tiga hal yang tidak bisa dipisahkan dalam dunia e-commerce. Karena itu, biasanya ketiganya dimasukkan dalam satu jenis jasa yang sama, yaitu jasa digital marketing. Jika Anda ingin fokus ke sisi bisnis dan ingin menyerahkan tiga hal teknis tersebut pada ahlinya, tidak perlu khawatir, karena saat ini sudah banyak jasa pengembangan digital yang bagus dan berkualias.

Menentukan Metode Pembayaran

Bila kita mengikuti aturan dari e-commerce, maka metode pembayaran yang bisa dilakukan memang ada banyak. Contohnya menggunakan e-wallet, PayPal, virtual account (VA), atau transfer bank langsung. Namun bila Anda memiliki website sendiri, Anda bisa memilih metode transfer bank saja agar lebih mudah dalam pembangunan sistemnya. Seiring dengan berjalannya waktu dan naiknya penjualan, nanti Anda bisa menambahkan metode pembayaran lain.

Demikian penjelasan singkat mengenai langkah-langkah membangun bisnis online melalui e-commerce. Memang tidak dikupas sampai detail terkecil, namun semoga bisa memacu rasa penasaran Anda untuk mendalaminya lebih jauh dan segera memulai bisnis sendiri.

SHARE Pin Share
Terbaru Lebih lama
Artikel Terkait
Posting Komentar
×

Berlangganan

Dapatkan pemberitahuan melalui email setiap ada artikel baru. Gratis!