10 Tips Memilih Hosting yang Bagus untuk Blog Pribadi

Cara Pilih Hosting Bagus Buat Blog Pribadi

Blogspot (Blogger) merupakan platform blogging gratisan terbaik milik Google dengan pengguna terbanyak sampai saat ini. Tapi, pernahkah kamu berencana untuk naik kelas dengan ngeblog menggunakan hosting sendiri?

Blogger.com memang menjadi primadona hingga saat ini dan kamu bisa mendaftar secara gratis menggunakan email Google. Nantinya, kamu akan mendapatkan domain dengan ekstensi xxxxxx.blogspot.com.

Tetapi dibalik platform blogging gratis ini, ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Fitur yang terbatas
  2. Tidak bisa install plugin tambahan
  3. Kurang profesional untuk kebutuhan branding dan bisnis
  4. Blog bisa dihapus sewaktu-waktu
  5. Beberapa tahun terakhir, Google tidak memberikan update signifikan untuk blogger.com. Sebagian besar hanya fitur minor

Sebagai perbandingan, berikut adalah beberapa keuntungan memiliki blog menggunakan hosting sendiri:

  1. Fitur yang lebih lengkap
  2. Tersedia plugin yang lengkap
  3. Tersedia banyak tema (template) menarik
  4. Bebas edit script
  5. Website/blog lebih terlihat profesional
  6. Akses penuh ke website tanpa ada batasan
  7. Blog lebih aman
  8. Dari sisi SEO bisa lebih dioptimasi dengan maksimal menggunakan plugin yang tersedia

Sekedar info, untuk platform yang paling banyak digunakan saat ini untuk blogging adalah WordPress. Kamu bisa dengan mudah install CMS WordPress sendiri dan tentunya gratis tanpa dipungut biaya.

Tips Memilih Hosting

Tips Memilih Hosting Terbaik Untuk Blog
Tips Memilih Hosting Terbaik Untuk Blog

Agar tidak salah dalam memilih hosting terbaik, kamu bisa menyimak 10 tips memilih hosting yang baik. Bisa dijadikan panduan sebelum benar-benar memutuskan membeli hosting.

1. Ketahui Resource yang Dibutuhkan

Tips memilih hosting terbaik yang pertama adalah mengetahui resource awal. Jika blog yang akan kamu buat berisi tulisan dan sedikit gambar, saya kira menggunakan paket hosting entry level saja sudah cukup.

Beda lagi jika migrasi dari website blogger yang sudah memiliki banyak pengunjung, kamu perlu mempertimbangkan paket hosting medium atau sekelas pro. Untuk besarnya resource kamu bisa memilih paket entry level dulu untuk yang baru memulai, kemudian saat personal blog kamu sudah banyak pengunjung, gambar dan video yang memakan banyak resource, kamu bisa upgrade ke paket lebih tinggi.

2. Pilih Lokasi Server

Setelah resource sudah ketemu, langkah selanjutnya adalah memilih lokasi server hosting dari blog pribadi. Seperti halnya memilih toko, toko yang memiliki lokasi lebih dekat akan cenderung lebih disukai dibandingkan dengan toko yang lokasinya lebih jauh dari rumah konsumen.

Nah, server ternyata memiliki banyak opsi lokasi, contohnya Indonesia, Singapura, Australia, Amerika Serikat, Belkamu, Inggris dan lainnya. Jika blog pribadi kamu menggunakan bahasa Indonesia, maka lebih baik memilih lokasi server di Indonesia saja.

3. Pertimbangkan Fitur

Banyak para provider hosting dan domain di Indonesia saat ini yang melakukan perang harga. Kamu jangan terkecoh dengan promo hosting harga murah. Cek dulu resource, RAM, prosesor, addon domain, free SSL dan limit-limit lainnya. Jangan sampai kamu membeli hosting dengan harga murah tetapi minim fitur.

4. Pastikan Mendukung Script yang Dipakai

Jika berencana membuat blog pribadi secara custom dengan coding sendiri, kamu perlu memperhatikan dukungan bahasa pemrograman pada layanan hosting. Tidak semua hosting memberikan support terhadap bahasa pemrograman tertentu, ada beberapa yang memberikan limit. Tetapi jika kamu hanya install CMS WordPress pada blog pribadi, hampir semua hosting sudah mendukung script ini.

5. Cek Uptime Server

Jika memilih hosting dengan alasan murah bisa kamu kesampingkan terlebih dahulu, yang terpenting adalah uptime server. Uptime server ini kedepannya akan berpengaruh pada bisa diakses atau tidaknya blog, siapa yang mau punya blog tapi tidak bisa diakses karena server bermasalah?

Pastikan untuk mengecek uptime server tiap provider hosting. Kamu perlu mengeceknya secara langsung bukan hanya lewat promo saja. Contohnya untuk salah satu provider Hosting Indonesia yaitu Qwords bisa dicek melalui URL berikut:

https://status.qwords.com

6. Pilih Provider dengan Pelayanan Terbaik

Pilih Tempat Hosting dengan Pelayanan Terbaik
Pilih Tempat Hosting dengan Pelayanan Terbaik

Ada pepatah mengatakan bahwa "pembeli adalah raja". Jadi sudah sepantasnya kamu dilayani seperti raja. Untuk itu, kamu bisa mencari provider hosting yang memiliki pelayanan terbaik. Bukan hanya produk yang murah saja, tetapi layanan customer service, technical support dan uptime server menjadi hal yang penting.

Qwords adalah salah satu penyedia Hosting Murah di Indonesia yang sudah berpengalaman puluhan tahun dalam bisnis domain hosting. Sudah ada puluhan ribu klien yang bergabung dan merasa puas telah menggunakan layanan dari Qwords.

7. Cek Kredibilitas Provider

Kredibilitas provider hosting bisa kamu cek dari popularitas dan juga lamanya perusahaan berdiri. Semakin lama berdiri berarti kredibilitasnya semakin bagus dan pasti sudah banyak klien yang menggunakannya. Jangan mudah percaya dengan penawaran hosting murah dari provider hosting yang belum jelas track record perusahaannya.

8. Ulasan (Review) Pelanggan

Untuk mengetahui kualitas dari provider hosting, kamu bisa melihat review dari pelanggan secara langsung. Jika kamu seorang blogger, kamu bisa langsung bertanya pada komunitas blogger atau juga di group-group blogger tentang review perusahaan hosting. Bisa dari servernya sering bermasalah atau tidak, pelayanan bagaimana, dan juga dukungan tim teknis cepat atau tidak.

9. Sesuaikan Budget

Sesuaikan Alokasi Dana
Sesuaikan Alokasi Dana

Nah, jika semuanya sudah sesuai, pastikan budget yang dimiliki sesuai dengan harga hosting. Untuk kamu yang baru mencoba, disarankan mencoba paket hosting bulanan terlebih dahulu karena dari segi harga lebih terjangkau.

Jika kamu sudah yakin bisa langsung memilih paket hosting tahunan yang harganya lebih murah. Contohnya di Qwords hosting perbulannya hanya Rp 14.500 saja.

10. Kemudahan Pembayaran

Sudah menemukan provider hosting yang terbaik dan cocok untuk keperluan blog pribadi kita, eh ternyata metode pembayarannya tidak lengkap. Untuk itu carilah provider hosting yang memberikan kemudahan pembayaran dengan transfer ke berbagai bank lokal Indonesia, dompet digital, e-money, pembayaran offline di minimarket dan credit card. Jadi ada banyak opsi lain yang bisa kamu pilih sesuai dengan keinginan.

Kesimpulan

Demikian pembahasan mengenai tips memilih hosting yang bagus untuk blog pribadi. Satu hal yang pasti, harga hosting murah belum tentu memiliki kualitas murahan. Untuk itu kamu bisa melakukan cek secara mendalam lewat tips-tips yang sudah dibahas di atas.

SHARE Pin Share
Artikel Terkait
Posting Komentar
×

Berlangganan

Dapatkan pemberitahuan melalui email setiap ada artikel baru. Gratis!